banner 325x300 === ===

Kapolsek Bangko: Kasus IRT Tewas di Sumur Masih Tahap Penyelidikan

Akurat News TV

Kompol B. Kardinal: Penemuan jasad IRT di dalam sumur menghebohkan warga Bangko. Polisi masih menunggu hasil autopsi dan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi
banner 120x600
banner 325x300

ROKAN HILIR – Seorang ibu rumah tangga berinisial AKZ (26) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur rumahnya di Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Lainnya: Polsek Bangko Pusako Sita Sabu 43,3 Gram dan Ratusan Amunisi Kaliber Berbeda

banner 325x300

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak sulung korban, AR (10), yang merasa curiga karena ibunya tidak berada di rumah, sementara adiknya terus menangis.

Merasa khawatir, AR kemudian menghubungi ayahnya yang saat itu berada di Malaysia. Setelah menerima kabar tersebut, suami korban meminta sepupu korban, Riki, untuk memeriksa kondisi rumah.

Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal Saat Tinjau Lokasi Penemuan IRT Tewas di Dalam Sumur

Riki bersama sejumlah warga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah hingga ke bagian belakang rumah. Korban akhirnya ditemukan di dalam sumur dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Polisi menerima laporan terkait kejadian itu sekitar pukul 07.00 WIB, pada Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Turnamen Futsal Cup Kapolsek Pujud 2026 Resmi Ditutup, Terus Gaungkan Anti Narkoba ke Generasi Muda

Kapolsek Bangko, Kompol Buyung Kardinal, saat dikonfirmasi pada Kamis (21/5/2026), mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

Polisi dan Tim Forensik Lakukan Penyelidikan Kasus Kematian IRT di Bagan Punak Meranti

“Saat ini kami masih menunggu hasil autopsi keluar, dan kasus ini tetap berjalan serta berproses. Sembari menunggu hasil autopsi, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

Lainnya: Polda Riau Komitmen Perang Lawan Narkoba, 557 Tersangka Diamankan dalam Operasi Antik LK 2026

Ia juga mengimbau pihak keluarga maupun masyarakat agar tetap tenang dan tidak menimbulkan spekulasi selama proses hukum berlangsung.

“Kami berharap pihak keluarga korban ataupun masyarakat dapat bersabar menunggu proses yang sedang berjalan. Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” tambahnya.

[ Sah Siandi Lubis ]

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *