banner 325x300 === ===

Bertahun-Tahun Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Soroti Krisis Sampah di Bagan Sinembah, Desak Evaluasi Kinerja DLH Rohil

Reporter: SUROYO

banner 120x600
banner 325x300

ROKAN HILIR, AkuratNewsTV.com โ€“ Persoalan sampah yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, kembali menjadi sorotan.

Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Rokan Hilir (HIPEMAROHI) Pekanbaru mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan persampahan, termasuk kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

banner 325x300

Ketua Legislatif HIPEMAROHI Pekanbaru, Adi Syahputra, Rabu (29/7/2026), menilai persoalan sampah yang belum terselesaikan telah berdampak terhadap kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kenyamanan aktivitas warga.

Menurut Adi, kondisi tersebut membuat Bagan Sinembah lebih sering disorot karena persoalan sampah dibanding potensi pembangunan yang dimiliki daerah tersebut.

“Kami tidak ingin Bagan Sinembah dikenal karena sampahnya. Kami ingin daerah ini dikenal karena kemajuan dan prestasinya. Namun selama persoalan sampah terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang nyata, maka sampah akan terus menjadi citra buruk bagi Bagan Sinembah. Ini adalah persoalan serius yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah,” ujarnya.

HIPEMAROHI juga meminta adanya evaluasi terhadap sistem pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal. Dalam pernyataannya, Adi menyebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir, Suwandi, S.Sos., telah memiliki waktu yang cukup selama masa jabatannya untuk menghadirkan perubahan dalam penanganan persoalan tersebut.

“Lebih dari lima tahun adalah waktu yang cukup untuk membuktikan kinerja dan kemampuan dalam menyelesaikan persoalan yang menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup.

Namun hingga saat ini, masyarakat masih dihadapkan dengan persoalan sampah yang sama. Kami membutuhkan orang yang mampu menghadirkan solusi nyata dan menyelesaikan persoalan ini secara serius,” katanya.

Adi menegaskan kritik yang disampaikan bukan ditujukan secara pribadi, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap pelayanan publik dan tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan.

Mahasiswa juga mendesak DLH Kabupaten Rokan Hilir segera melakukan pembenahan melalui evaluasi sistem pengelolaan sampah, penambahan fasilitas pendukung, optimalisasi pengangkutan sampah, serta penyusunan solusi jangka panjang agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Sebagai tindak lanjut, HIPEMAROHI menyatakan akan menyampaikan surat resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau guna meminta mediasi dan perhatian terhadap persoalan sampah di Kabupaten Rokan Hilir.

“Kami akan menyurati Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau agar persoalan sampah di Kabupaten Rokan Hilir menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.

Kami ingin persoalan ini menjadi titik fokus pembahasan sehingga ada langkah nyata dari pemerintah yang lebih tinggi untuk membantu penyelesaian masalah sampah di daerah,” ujar Adi.

Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut melalui mekanisme konstitusional, seperti audiensi, mediasi, dan penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas pernyataan yang disampaikan HIPEMAROHI.

Redaksi membuka ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
:::

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *