Patroli dipusatkan di Jalan Lintas Bagansiapiapi–Simpang Poros. Dua personel, yakni Aipda M. Sobirin dan Aipda L. Gultom, dikerahkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Petugas menyasar tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkotika, kepemilikan senjata tajam, aksi balap liar, serta praktik premanisme.
Selain menyisir kawasan yang dinilai rawan, polisi mendatangi lokasi keramaian dan tempat yang biasa menjadi titik berkumpul anak muda. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama masa liburan.
Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan Iptu Kodam Firman Sidabutar mengatakan patroli KRYD merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“KRYD kami laksanakan sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Iptu Kodam.
Menurut dia, perhatian juga diberikan terhadap potensi balap liar dan aktivitas anak muda yang dapat mengganggu ketertiban umum. Polisi mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Dalam patroli tersebut, petugas tidak menemukan benda berbahaya seperti senjata tajam maupun narkotika. Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat juga tidak ditemukan selama kegiatan berlangsung.
Kodam mengatakan situasi di wilayah hukum Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan hingga patroli berakhir dalam kondisi aman dan tertib.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan kepolisian dalam menjaga keamanan. Peran serta masyarakat sangat penting, terutama dalam mengawasi lingkungan dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan,” katanya.
___