Iptu Donal hadir bersama sejumlah personel Polsek Simpang Kanan. Personel Polres Rokan Hilir juga turut berada di lokasi. Kehadiran aparat bertujuan mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.
Perselisihan tersebut berkaitan dengan pengelolaan lahan eks CV Setia Abadi Sejahtera. Dalam persoalan ini, Koperasi Adhi Praja Nusantara mengklaim memperoleh mandat dari Agrinas untuk mengelola lahan tersebut.
Kapolsek Simpang Kanan Iptu Donal Sihombing mengatakan, kehadiran polisi merupakan langkah antisipatif agar perselisihan tidak berkembang menjadi konflik terbuka.
“Kami hadir untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mengantisipasi terjadinya kegaduhan. Kami mengimbau seluruh pihak agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik,” kata Iptu Donal.
Menurut Iptu Donal, seluruh pihak yang berselisih diminta menyelesaikan persoalan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Polisi, kata dia, mengedepankan pendekatan persuasif dan mengimbau agar tidak ada tindakan di lapangan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya berharap masing-masing pihak dapat berdiskusi secara persuasif dan kondusif apabila terdapat persoalan terkait kepemilikan maupun pengelolaan lahan. Yang paling penting, jangan sampai terjadi tindakan yang mengganggu kamtibmas,” ujarnya.
Personel kepolisian kemudian melakukan pemantauan di sekitar lokasi selama kegiatan berlangsung. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
Perselisihan mengenai pengelolaan lahan tersebut masih berlangsung di antara para pihak. Kepolisian menyatakan bahwa fokus pengamanan adalah mencegah terjadinya benturan dan memastikan situasi tetap tertib selama proses penyelesaian ditempuh melalui mekanisme yang berlaku.
___