banner 325x300 === ===

20 Kelompok Tani Siapkan 300 Hektare untuk Ketahanan Pangan, Bistok Sihombing Dorong Dukungan Pemerintah

Reporter: SUROYO

banner 120x600
banner 325x300

PADANG LAWAS UTARA (PALUTA), AkuratNewsTV.com— Persiapan pengelolaan lahan untuk mendukung program ketahanan pangan mulai dilakukan Koperasi Produsen Tani Aman Makmur (KPTAM). Sebanyak 20 kelompok tani yang melibatkan 254 kepala keluarga (KK) disiapkan untuk mengelola lahan seluas 300 hektare di Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Persiapan tersebut diawali dengan pembekalan kepada para ketua kelompok tani pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan awal sebelum petani turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengelolaan areal yang telah disiapkan.

banner 325x300

Pengawas KPTAM, Bistok Sihombing, mengatakan pembekalan diberikan sebagai persiapan bagi kelompok tani sebelum memulai aktivitas pertanian di lapangan.

“Setelah pembekalan, kelompok tani direncanakan langsung turun ke lahan,” kata Bistok.

Menurutnya, kondisi kawasan saat ini masih dipenuhi semak dan gulma sehingga pekerjaan pertama yang dilakukan adalah pembersihan. Setelah kondisi lahan memungkinkan, kegiatan akan dilanjutkan dengan penanaman sejumlah komoditas pertanian.

Rencana tanaman yang akan dikembangkan meliputi padi dan Jagung. Pengelolaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus menjadi kontribusi petani dalam mendukung ketahanan pangan.

Bistok menjelaskan, areal 300 hektare tersebut berada dalam wilayah yang diklaim KPTAM sebagai bagian dari tanah ulayat dengan luas keseluruhan sekitar 2.050 hektare.

Klaim tersebut sebelumnya ditandai dengan pemasangan sejumlah plang di kawasan yang disebut sebagai wilayah tanah ulayat.

Dengan adanya pengelolaan lahan secara bertahap, kepastian status dan legalitas menjadi salah satu hal yang dinilai penting agar aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan hukum maupun konflik agraria di kemudian hari.

Pengelolaan ratusan hektare lahan tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada petani, termasuk dalam penyediaan bibit, pupuk, alat dan mesin pertanian, infrastruktur jalan produksi, irigasi, penyuluhan, permodalan hingga akses pemasaran.

Menurut Bistok, rencana tersebut sejalan dengan semangat program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan target ketahanan pangan, tetapi juga perlu memastikan masyarakat yang menjalankan program memperoleh pendampingan secara berkelanjutan.

“Pengelolaan lahan seluas 300 hektare tentu membutuhkan dukungan berbagai pihak. Karena itu, pemerintah diminta tidak hanya berbicara mengenai target ketahanan pangan, tetapi juga memastikan petani mendapatkan pendampingan dari awal hingga program berjalan,” ujar Bistok.

Turut hadir pihak yang disebut sebagai penerima kuasa dari Koperasi Produsen Tani Aman Makmur melalui Divisi LSM Penjara, berdasarkan mandat Ketua LSM Penjara Bistok Sihombing, bersama pengurus koperasi dan kelompok tani.

Inisiatif tersebut juga diharapkan mendapat perhatian pemerintah sebagai bagian dari upaya masyarakat mendukung program ketahanan pangan nasional.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara maupun instansi terkait mengenai rencana pendampingan dan bentuk dukungan terhadap pengelolaan lahan seluas 300 hektare tersebut.

KPTAM bersama 20 kelompok tani dan 254 kepala keluarga kini bersiap melanjutkan tahapan pengelolaan lahan, sembari menunggu keterlibatan pemerintah dalam mendukung kegiatan pertanian yang direncanakan.

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *