banner 325x300 === ===

PT Salim Ivomas Pratama Dukung Kesiapsiagaan Karhutla di Rokan Hilir

PENULIS : SAH SIANDI LUBIS

PT Salim Ivomas Pratama bersama unsur kepolisian dan pemerintah Kecamatan Balai Jaya (Upika) meninjau sarana pendukung pencegahan karhutla di Kebun Sungai Rumbia-2, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa, 13 Oktober 2026.
banner 120x600
banner 325x300

ROKAN HILIR — PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) mendukung upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui peninjauan sarana dan prasarana kesiapsiagaan karhutla di kawasan perkebunan perusahaan, Selasa, 13 Oktober 2026.

Peninjauan dilakukan setelah apel bersama di Polsek Bagan Sinembah. Rombongan kemudian melanjutkan kegiatan ke Kebun Sungai Rumbia-2 (SRE-2) untuk memeriksa sejumlah infrastruktur pendukung pencegahan dan pengendalian kebakaran, meliputi sekat kanal, embung berkapasitas 9.000 meter kubik, serta menara pantau api.

banner 325x300

Kegiatan berlangsung di kawasan perkebunan PT Salim Ivomas Pratama dan anak perusahaan, di wilayah Kepenghuluan Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir.

Dari pihak perusahaan, kegiatan tersebut dihadiri Estate Manager SRE-2, Suparman, yang mewakili manajemen. Turut hadir perwakilan SRE-1, Zulkarnaen; BLE, Toto Wanghono; serta Asisten Kepala (Askep) SRE-2, Khoirul Iman dan Yoseph Ginting.

Usai apel bersama di Polsek Bagan Sinembah, perusahaan bersama unsur kepolisian dan pemerintah kecamatan meninjau sekat kanal, embung berkapasitas 9.000 meter kubik, serta menara pantau api di Kebun Sungai Rumbia-2.

Kegiatan itu juga melibatkan Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala, Sekretaris Kecamatan Balai Jaya Junaidi, serta Kepala Dusun Balam Sempurna Saiful Zuhri.

Dalam peninjauan tersebut, sekat kanal menjadi salah satu infrastruktur yang diperiksa untuk mendukung pengelolaan tata air di kawasan perkebunan. Pengelolaan air menjadi aspek penting dalam menjaga kondisi lahan, terutama saat musim kering yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Embung berkapasitas 9.000 meter kubik juga menjadi perhatian karena berfungsi sebagai salah satu sarana pendukung ketersediaan air untuk penanggulangan kebakaran. Sementara itu, menara pantau api membantu pemantauan kondisi lahan sehingga indikasi awal kebakaran diharapkan dapat diketahui lebih dini.

Estate Manager SRE-2 PT Salim Ivomas Pratama, Suparman, mengatakan kesiapan sarana dan prasarana perlu menjadi perhatian dalam mendukung upaya pencegahan karhutla. Menurut dia, pemeriksaan lapangan juga diperlukan untuk memastikan fasilitas pendukung dapat berfungsi sesuai peruntukannya.

“Pengecekan sarana dan prasarana ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan di lapangan. Infrastruktur pendukung seperti sekat kanal, embung, dan menara pantau api perlu diperhatikan agar dapat berfungsi sesuai peruntukannya,” ujar Suparman.

Ia menambahkan, koordinasi antara perusahaan, kepolisian, dan pemerintah setempat diperlukan untuk memperkuat langkah pencegahan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

“Koordinasi dengan kepolisian dan pemerintah setempat juga diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan karhutla,” katanya.

Pengecekan Menara Api Bersama Upika 

Peninjauan sarana dan prasarana ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla di wilayah Rokan Hilir. Namun, efektivitas pencegahan tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga pada pemeliharaan berkala, pengawasan kondisi lahan, kesiapan personel, serta kecepatan respons apabila ditemukan indikasi kebakaran.

Melalui dukungan fasilitas dan koordinasi lintas sektor, upaya pencegahan karhutla diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Sinergi tersebut diperlukan untuk menjaga kawasan perkebunan dan lingkungan sekitarnya dari ancaman kebakaran.

 

___

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *