Peristiwa tersebut terjadi di area Pos Blok 35–36 B, wilayah perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini sempat beredar luas di media sosial dalam bentuk video yang memperlihatkan dua unit sepeda motor dalam kondisi hangus terbakar.
Kedua sepeda motor yang terbakar diketahui merupakan kendaraan jenis Honda Supra 125 yang diduga milik petugas keamanan perusahaan PT SPM.
Saat kejadian berlangsung, para petugas keamanan disebut sedang melakukan patroli rutin untuk memantau kondisi kebun kelapa sawit milik B. Sianipar.
Menurut informasi dari narasumber yang enggan disebutkan namanya, saat motor tersebut diparkir di sekitar pos jaga, petugas keamanan yang bertugas sedang berkeliling melakukan patroli di area kebun untuk mengantisipasi aktivitas pencurian buah sawit yang belakangan marak terjadi.
“Motor itu diparkir di pos saat mereka patroli. Ketika kembali, kendaraan sudah dalam kondisi terbakar dan tidak bisa digunakan lagi,” ujar sumber tersebut.
Akibat kejadian tersebut, dua unit sepeda motor mengalami kerusakan total setelah dilalap api. Kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Salah satu korban diketahui bernama Irwan yang saat itu tengah bertugas bersama seorang rekannya melakukan pengawasan di area perkebunan.
Aksi pembakaran tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas komplotan pencuri sawit yang selama ini kerap beroperasi di kawasan perkebunan di wilayah tersebut.
Para pelaku kerap melakukan berbagai cara untuk menghindari pengawasan petugas keamanan, termasuk diduga melakukan tindakan intimidasi maupun perusakan.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, Danru keamanan PT SPM menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada pihak lain di perusahaan.
“Untuk konfirmasi lebih lanjut, silakan hubungi Pak Dedy atau Pak Bobi,” ujar Danru singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti siapa pelaku pembakaran tersebut.
Namun warga berharap pihak berwenang segera melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan mencegah terulangnya aksi serupa yang dinilai semakin meresahkan di kawasan perkebunan kelapa sawit di Rokan Hilir.
( Red )
BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN :
HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362