banner 325x300 === ===

Polsek TPTM Bersama Tim Gabungan Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan Gambut di Tanah Putih Tanjung Melawan

Akurat News TV

banner 120x600
banner 325x300

ROKAN HILIR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir. Lahan perkebunan sawit seluas sekitar 3 hektare dilaporkan terbakar di Kepenghuluan Mesah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Jumat (13/3/2026).

Peristiwa tersebut terdeteksi dari titik panas (hotspot) melalui Dashboard Lancang Kuning. Menindaklanjuti temuan tersebut, jajaran Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan langsung menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus melakukan verifikasi dan pemadaman di lokasi.

banner 325x300

Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Iptu Kodam Firman Sidabutar, mengatakan pihaknya bersama tim gabungan segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi di lokasi hotspot sekaligus melakukan upaya pemadaman.

“Setelah menerima informasi titik panas dari Dashboard Lancang Kuning, personel langsung melakukan verifikasi ke lokasi dan ditemukan lahan perkebunan sawit terbakar. Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api meluas,” ujar Iptu Kodam Firman Sidabutar.

Ia menjelaskan, lahan yang terbakar merupakan kebun sawit berusia sekitar 12 tahun milik seorang warga bernama Hendry Siburian. Area tersebut berada di atas tanah gambut yang rawan terbakar saat musim panas.

Baca jugaPolsek Pujud Gelar Patroli Pengamanan Sholat Isya dan Tarawih, Jamaah Merasa Lebih Aman

Untuk menjangkau lokasi, tim harus menempuh jarak sekitar 12 kilometer dari Mapolsek TPTM dengan waktu tempuh sekitar 17 menit melalui jalur darat.

Dalam operasi penanganan karhutla ini, tim gabungan terdiri dari 11 personel Polri, 3 personel TNI, 2 perangkat Kepenghuluan Mesah, 4 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta 6 warga setempat.

Petugas menggunakan dua unit mesin pemadam mini striker, dua unit nozel, serta sejumlah selang pemadam untuk mengendalikan api di lokasi kebakaran. Sumber air di sekitar lokasi tersedia sehingga proses pemadaman dapat dilakukan.

Menurut Kapolsek, saat tim tiba di lokasi, api sudah mulai padam namun masih terdapat asap dari sisa pembakaran lahan. Pemilik kebun bersama masyarakat setempat masih melakukan penyiraman untuk memastikan api benar-benar padam.

“Api sudah berhasil dipadamkan, namun masih terdapat asap sehingga dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelasnya.

LainnyaDukung Ketahanan Pangan, Polsek TPTM Tanam Jagung Pipil Bersama Petani

Selain melakukan pemadaman, pihak kepolisian juga memasang garis polisi (police line) di area yang terbakar serta melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.

Kapolsek menegaskan pihaknya tidak akan segan menindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan.

“Apabila dalam penyelidikan nantinya ditemukan adanya unsur kesengajaan membuka lahan dengan cara membakar, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Iptu Kodam Firman Sidabutar.

Saat ini kondisi di lokasi kebakaran dilaporkan sudah terkendali. Namun petugas tetap melakukan pemantauan serta pendinginan lanjutan mengingat kondisi cuaca panas dan angin kencang yang berpotensi memicu kembali munculnya titik api.

(Sah Siandi Lubis)

 

.

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *