Selain penanaman mangrove, kegiatan preparasi menuju Mangrove Fest juga diisi pembagian sembako dan sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda
ROKAN HILIR — Polres Rokan Hilir (Rohil) menggelar kegiatan preparasi mangrove sebagai benteng pesisir di kawasan Pantai Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau sekaligus rangkaian menuju pelaksanaan Mangrove Fest.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Laut RT 03 RW 01, Kelurahan Sinaboi Kota itu dipimpin Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K. Hadir pula unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi lingkungan, personel kepolisian, serta para pelajar.
Mangrove Jadi Benteng Pesisir, Polres Rohil Libatkan Masyarakat dan Pelajar di Pantai Sinaboi
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir. Bibit mangrove tersebut merupakan sumbangan dari Wakapolres Rokan Hilir sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan wilayah pesisir dari ancaman abrasi.
Tak hanya fokus pada konservasi lingkungan, panitia juga menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat setempat. Selain itu, para pelajar yang hadir mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda.
Ketua Panitia, Bahrul Ulum A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen menjadi faktor penting dalam menyukseskan preparasi mangrove sebagai agenda awal menuju Mangrove Fest.
Senada dengan itu, Ketua Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kabupaten Rokan Hilir, Fani Pratama, mengatakan mangrove memiliki fungsi strategis sebagai benteng alami pesisir. Selain mampu menahan abrasi, keberadaan hutan mangrove juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Dukungan terhadap program pelestarian mangrove juga disampaikan Camat Sinaboi Andri Munawar, S.STP., M.Si. Ia menilai keberadaan mangrove tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat pesisir.
Dalam sambutannya, Kompol Rikky Operiady menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polres Rokan Hilir dalam mendukung Program Green Policing Kapolda Riau.
“Apabila kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita. Penanaman mangrove ini memiliki manfaat besar bagi ekosistem dan masyarakat pesisir. Hutan mangrove harus dijaga dan dilestarikan karena menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda sehingga perlu dicegah melalui edukasi dan pengawasan bersama.
Melalui kegiatan preparasi mangrove ini, Polres Rokan Hilir bersama pemerintah daerah, organisasi lingkungan, dan masyarakat berupaya memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian pesisir. Program tersebut juga ditujukan untuk mencegah abrasi, memulihkan kawasan mangrove yang rusak, serta menjaga habitat berbagai biota laut.
Kegiatan itu menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan di Provinsi Riau sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.