banner 325x300 === ===

Polsek TPTM Evaluasi Pertumbuhan Jagung Program Ketahanan Pangan, Hama dan Banjir Jadi Kendala

PENULIS : SAH SIANDI LUBIS

Pengecekan di lahan seluas 10 hektare di Kepenghuluan Mesah menemukan sebagian tanaman telah berbuah, namun sejumlah tanaman mengalami kerusakan akibat genangan banjir, serangan hama, serta babi dan tikus
banner 120x600
banner 325x300

ROKAN HILIR โ€” Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) bersama Tim Ahli Polda Riau melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan ketahanan pangan seluas 10 hektare yang berada di Jalan Paret Karim, Kepenghuluan Mesah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu, 22 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan program pemerintah. Selain memantau perkembangan tanaman, tim juga melakukan evaluasi terhadap kondisi lahan serta berbagai faktor yang memengaruhi produktivitas jagung.

banner 325x300

Dalam pengecekan itu, tim mengamati persentase benih yang berhasil tumbuh, tingkat keseragaman pertumbuhan tanaman, serta kondisi tanaman yang telah memasuki fase berbuah. Hasil pemantauan menunjukkan sebagian tanaman berkembang dengan baik, namun sebagian lainnya mengalami penurunan kualitas akibat sejumlah kendala di lapangan.

Tim menemukan sebagian tanaman jagung mengalami kerusakan karena sempat terendam banjir. Selain itu, sejumlah tanaman mati, daun menguning, batang tumbang, serta buah jagung mengalami kerusakan akibat serangan hama. Gangguan juga berasal dari babi hutan dan tikus yang merusak tanaman menjelang masa panen.

Kapolsek TPTM bersama petani melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan Program Ketahanan Pangan seluas 10 hektare di Paret Karim, Kepenghuluan Mesah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi dampak serangan hama dan banjir terhadap produktivitas jagung.

Lahan jagung tersebut mulai ditanami pada 23 April 2026. Pemupukan pertama dilakukan pada 28 Mei 2026, sedangkan pengecekan lanjutan dilaksanakan pada pertengahan Juli hingga akhir Juli 2026. Saat dilakukan evaluasi, umur tanaman diperkirakan telah mencapai sekitar 90 hari.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan Iptu Kodam Firman Sidabutar, S.H., M.H., didampingi Tim Ahli Polda Riau dari Karo SDM Polda Riau, Datuk Penghulu Kepenghuluan Mesah Ridwa, S.H., Bhabinkamtibmas Aipda M. Sobirin, serta kelompok tani setempat.

Kapolsek TPTM Iptu Kodam Firman Sidabutar mengatakan pengecekan lapangan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman secara menyeluruh sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani agar dapat menjadi bahan evaluasi ke depan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap program ketahanan pangan. Dari hasil pengecekan, terdapat tanaman yang tumbuh dengan baik dan sudah berbuah, namun ada pula yang terdampak banjir serta serangan hama, termasuk babi dan tikus. Temuan ini akan menjadi bahan evaluasi bersama agar upaya perawatan dan penanganan ke depan dapat lebih optimal,” ujar Iptu Kodam Firman Sidabutar.

Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dalam mendukung peningkatan produksi pertanian.

“Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kami berharap program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Pengecekan tersebut juga menjadi bagian dari upaya monitoring berkelanjutan terhadap perkembangan tanaman jagung sebagai salah satu komoditas pendukung ketahanan pangan di Kabupaten Rokan Hilir.

 

__

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *