Informasi tersebut disampaikan warga kepada media ini pada Senin, 10 Agustus 2026. Salah seorang warga berinisial M mempertanyakan keberadaan Pangulu Azhar yang disebut tidak selalu berada di kantor ketika masyarakat membutuhkan pelayanan.
Warga juga menyoroti tidak dilibatkannya Pendeta J. Malau dalam sejumlah pertemuan atau rapat antara Pangulu dengan pengurus Maujana Nagori Sei Torop.
Namun, terkait hal tersebut, Pangulu Azhar menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui persoalan yang dimaksud.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Azhar menjelaskan bahwa dirinya sedang berada di Perdagangan dan hendak menuju Pematang Raya untuk menyampaikan laporan. Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan berbeda dari seorang warga berinisial M yang mengaku mengetahui keberadaan Pangulu di Sei Torop.
Perbedaan informasi tersebut menjadi salah satu alasan warga meminta adanya keterbukaan informasi dari pemerintah nagori.
Selain persoalan kehadiran Pangulu, warga juga mempertanyakan pembangunan jalan cor di depan PKS Nagori Sei Torop dengan ukuran sekitar 80 meter x 2,30 meter dan ketebalan sekitar 20 sentimeter. Warga menyoroti tidak terlihatnya papan informasi kegiatan di lokasi pekerjaan.
Menurut warga, papan informasi pembangunan penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai sumber anggaran, volume pekerjaan, pelaksana kegiatan serta nilai anggaran.
Warga juga mempertanyakan perkembangan Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag). Ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Pangulu Azhar menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki kewajiban untuk mengumumkannya kepada masyarakat dengan alasan informasi tersebut bukan sesuatu yang harus disampaikan melalui pengeras suara atau diumumkan secara terbuka.
Pernyataan tersebut kembali menuai pertanyaan dari sejumlah warga yang menginginkan adanya transparansi dalam pengelolaan pemerintahan dan badan usaha milik nagori.
Sementara itu, warga lainnya berinisial B menilai pemerintah nagori perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak muncul kesalahpahaman maupun dugaan negatif.
Hingga berita ini ditulis, sejumlah persoalan tersebut masih berupa informasi dan tanggapan dari warga yang perlu diklarifikasi lebih lanjut.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pangulu Sei Torop maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.