ROKAN HILIR โ Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Pada hari libur, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI turun langsung ke Kecamatan Bangko Pusako untuk memberikan edukasi sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
Penyuluhan digelar di Kantor Camat Bangko Pusako, Jalan Anas Ma’mun, Kelurahan Bangko Kanan, Kecamatan Bangko Pusako, Minggu, 6 September 2026.
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dipimpin Brigjen (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., M.A. Ia didampingi Kolonel Elektronika (Lek) Aris Setianta, Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto, S.T., M.Tr.(Hanla.), Letkol Mar. Alyessi Hippy, Mayor Inf. Andang Rohadi, Mayor Inf. Roni Kusnandar, dan Mayor Inf. Ade Hermansyah.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu dihadiri Camat Bangko Pusako Azhar, S.Pd., Danramil 05/RM Kapten Inf. Sudarwanto, perwakilan Kapolsek Bangko Pusako Ipda Samsul, para datuk penghulu Se-Kecamatan Bangko Pusako, Ketua LAM Kecamatan Bangko Pusako, serta 72 peserta.ย berasal dari unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Selanjutnya, Camat Bangko Pusako Azhar menyampaikan apresiasi kepada Tim Mabes TNI yang datang memberikan penyuluhan mengenai pencegahan karhutla.
Menurut Azhar, edukasi semacam itu penting untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kesadaran masyarakat mengenai dampak dan bahaya kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah Bangko Pusako.
โPermasalahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu diperlukan sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, pemerintah kepenghuluan, perusahaan, MPA dan seluruh lapisan masyarakat,โ ujar Azhar dalam sambutannya.
Pencegahan karhutla, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan aparat. Keterlibatan pemerintah di tingkat kepenghuluan, perusahaan, kelompok masyarakat, dan warga menjadi bagian penting dalam mendeteksi serta mencegah kebakaran sejak dini.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI di Bangko Pusako menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor. Edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan rawan karhutla.
___

=== ===












