BATAM, AkuratNewsTV.com — Aktivitas permainan tembak ikan di kawasan Lubuk Baja, Kota Batam, kembali menjadi sorotan. Sejumlah wartawan yang melakukan penelusuran lapangan menemukan adanya arena permainan tembak ikan di sekitar kawasan Pasar Tos 3000, Jodoh.
Sorotan bukan hanya tertuju pada aktivitas permainan tersebut, tetapi juga pada pertanyaan publik mengenai sejauh mana pengawasan dan langkah aparat kepolisian terhadap dugaan adanya unsur perjudian dalam permainan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media, salah seorang pekerja yang disebut sebagai wasit mengungkapkan bahwa permainan tersebut masih berlangsung. Sumber juga menyebut adanya pria berinisial BDP yang disebut-sebut berkaitan dengan pengelolaan permainan.
Selain itu, muncul nama AN yang menurut sumber disebut memiliki peran sebagai perantara di lapangan. Tim media telah berupaya meminta konfirmasi kepada AN melalui sambungan telepon seluler, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan respons.
Informasi mengenai pihak-pihak tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Karena itu, penyebutan nama dan inisial dalam berita ini sebatas untuk kepentingan konfirmasi dan penelusuran jurnalistik, bukan sebagai tuduhan bahwa yang bersangkutan melakukan tindak pidana.
Polisi Diminta Tidak Tutup Mata
Di tengah munculnya informasi tersebut, pertanyaan justru mengarah kepada aparat penegak hukum: apakah aktivitas permainan tembak ikan tersebut telah diketahui dan apakah pernah dilakukan pemeriksaan terhadap lokasi?
Seorang pemain yang ditemui tim media mengaku bahwa lokasi permainan tersebut diduga belum pernah mengalami penggerebekan.
“Sampai saat ini belum pernah ada penggerebekan lokasi judi tembak ikan itu, Bang,” ujar pemain tersebut kepada awak media.
Pernyataan tersebut tentu masih merupakan keterangan dari seorang sumber di lapangan dan belum menjadi kesimpulan mengenai ada atau tidaknya tindak pidana.
Sementara itu, sumber lain yang mengaku mengetahui aktivitas di lokasi menyebut adanya perputaran uang dalam jumlah besar setiap bulannya.
Klaim mengenai besaran omzet tersebut juga belum dapat diverifikasi secara independen.
Kondisi inilah yang membuat publik meminta aparat kepolisian melakukan pengecekan secara langsung.
Jika permainan tersebut ternyata memenuhi unsur tindak pidana perjudian, masyarakat tentu berharap ada langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebaliknya, apabila setelah pemeriksaan tidak ditemukan unsur pidana, kepolisian juga diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
Kapolsek Lubuk Baja Ditunggu Penjelasannya
Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., selaku pimpinan kepolisian di wilayah tersebut, diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait informasi mengenai aktivitas permainan tembak ikan yang menjadi sorotan.
Sebelumnya, AKP Cindo diketahui aktif memberikan keterangan terkait sejumlah perkara kriminal di wilayah Lubuk Baja dan memimpin penanganan perkara melalui jajaran Polsek Lubuk Baja.
Karena itu, publik kini menunggu apakah informasi mengenai dugaan unsur perjudian dalam permainan tembak ikan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan, penyelidikan, atau klarifikasi resmi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh pernyataan resmi dari Polsek Lubuk Baja mengenai dugaan aktivitas perjudian yang dimaksud.
AkuratNewsTV.com membuka ruang hak jawab dan konfirmasi bagi pihak kepolisian, pengelola lokasi, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.
(Tim )


=== ===











