banner 325x300 === ===
RIAU  

Riau Zero Karhutla, Satgas Tetap Siaga Cegah Api Kembali Muncul

EDITOR : SAH SIANDI LUBIS

Tidak Ada Kebakaran Aktif, Patroli dan Pemantauan di Wilayah Rawan Tetap Dilakukan
banner 120x600
banner 325x300

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Provinsi Riau tidak lagi ditemukan pada Minggu, 27 September 2026. Tim gabungan memastikan tidak ada titik kebakaran aktif yang masih dalam penanganan.

Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif setelah dalam beberapa pekan terakhir personel gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah wilayah terdampak. Penanganan terutama dilakukan di kawasan gambut yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memastikan api benar-benar padam.

banner 325x300

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal, mengatakan kondisi karhutla saat ini terkendali. Meski tidak ada kebakaran aktif, personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

“Alhamdulillah, hari ini kondisi Riau zero karhutla. Tidak ada kebakaran aktif yang sedang kita tangani. Namun seluruh personel tetap siaga dan pemantauan terus dilakukan karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu,” kata Edy.

Menurut Edy, kondisi tersebut tidak terlepas dari penanganan bersama yang dilakukan berbagai unsur selama berada di lapangan. Pemadaman, pendinginan, dan patroli terus dilakukan di lokasi yang sebelumnya terbakar.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki kondisi lahan gambut.

“Personel gabungan tetap siaga penuh melakukan pemantauan untuk mencegah karhutla susulan di wilayah yang sebelumnya terdampak,” ujar Edy.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan status zero karhutla tidak menjadi alasan bagi aparat untuk mengurangi upaya pencegahan. Patroli dan pengawasan masih dilakukan, khususnya di kawasan yang dinilai rawan kebakaran.

“Zero karhutla hari ini harus kita pertahankan. Personel tetap bergerak melakukan patroli dan pencegahan. Jangan sampai ketika situasi sudah terkendali, kewaspadaan justru menurun dan api kembali muncul,” kata Akmadi.

Selain patroli, Polda Riau mengedepankan upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat. Pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran juga terus dilakukan.

Masyarakat diingatkan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan indikasi kebakaran.

Akmadi mengatakan kondisi zero karhutla perlu dipertahankan melalui kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran dalam mencegah kebakaran kembali terjadi.

“Kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha dan masyarakat tetap menjadi kunci agar kebakaran tidak kembali terjadi,” kata Akmadi.

 

___

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *