banner 325x300 === ===

Polsek Bagan Sinembah Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Lewat Supervisi Operasi Aman Nusa II 2026

EDITOR : SAH SIANDI LUBIS

Polsek Bagan Sinembah menggelar apel bersama supervisi Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 untuk memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor dalam pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Rokan Hilir, Selasa (13/10/2026).
banner 120x600
banner 325x300

BAGAN BATU, ROKAN HILIR — Polsek Bagan Sinembah menggelar apel bersama dalam rangka supervisi Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan kepenghuluan, perusahaan perkebunan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA), Selasa, 13 Oktober 2026.

Apel yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB itu berlangsung di halaman Markas Polsek Bagan Sinembah, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Kegiatan dipimpin Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H.

banner 325x300

Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Bagan Sinembah Drs. Ahmad Athin, perwakilan pemerintah Kecamatan Balai Jaya dan Bagan Sinembah Raya, perwakilan Koramil 03/Bagan Sinembah, personel kepolisian, Satpol PP, lurah dan penghulu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perwakilan perusahaan perkebunan PT SIMP Tbk dan MPA.

Dalam kegiatan itu, kesiapan sarana dan prasarana pengendalian karhutla menjadi salah satu perhatian, khususnya keberadaan embung, sekat kanal, sumur bor, dan menara pantau di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah.

Meski hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah Rokan Hilir, kewaspadaan terhadap potensi karhutla diminta tetap dijaga. Perubahan kondisi cuaca dapat kembali meningkatkan risiko kebakaran, sehingga kesiapan personel, peralatan pemadaman, dan koordinasi antar lembaga perlu dipertahankan.

Melalui apel tersebut, seluruh unsur yang terlibat juga diingatkan untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan, meningkatkan pertukaran informasi, serta memastikan kemampuan personel dan kesiapan peralatan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala, menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, dan masyarakat dalam mencegah kebakaran sejak dini.

Upaya pencegahan, menurut arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perlu dilakukan melalui patroli di wilayah rawan, pemantauan titik-titik yang berpotensi terbakar, penyuluhan kepada masyarakat, serta kesiapan personel dan sarana pemadaman apabila diperlukan.

Keberadaan embung, sekat kanal, sumur bor, dan menara pantau juga menjadi bagian dari dukungan teknis dalam upaya pengendalian karhutla. Kesiapan fasilitas tersebut perlu diperhatikan agar dapat dimanfaatkan ketika terjadi kebakaran.

Polsek Bagan Sinembah turut mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan apel bersama berakhir sekitar pukul 09.10 WIB. Selama pelaksanaan, situasi dilaporkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

 

 

__

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *