banner 325x300 === ===

BBM Langka, Rakyat Menjerit! SPBU Pemda Rohil Tutup, Harga Pertalite Tembus Rp20 Ribu per Liter

banner 120x600
banner 325x300

ROHIL – RIAU || ANTV.COM – Krisis bahan bakar minyak (BBM) di Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, kian memanas. Kelangkaan BBM jenis pertalite dan solar membuat masyarakat terpukul, bahkan harga di tingkat pengecer melonjak drastis hingga Rp20 ribu per liter.

Kondisi ini sontak memicu keresahan luas. Warga mengaku terpaksa membeli BBM dengan harga tinggi demi tetap menjalankan aktivitas sehari-hari. Situasi diperparah dengan tidak beroperasinya SPBU milik pemerintah daerah yang berada di Batu 4, di bawah naungan PT SPRH Perseroda.

banner 325x300

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini hanya satu SPBU milik swasta di Jalan Bintang yang masih beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. Hal ini dinilai tidak mampu menutupi tingginya permintaan BBM di ibu kota kabupaten tersebut.

Wakil Ketua DPRD Rohil, Maston, angkat bicara terkait kondisi ini. Ia menilai lonjakan harga dan kelangkaan BBM sangat menyakitkan bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Ini sangat menyakiti masyarakat yang hari ini ekonominya memang sudah kurang baik,” tegasnya, Rabu (25/3).
Menurutnya, kelangkaan BBM tidak hanya berdampak pada mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengingatkan agar situasi ini tidak semakin memperburuk kekhawatiran masyarakat, terlebih di momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Maston mendesak jajaran direksi PT SPRH Perseroda untuk segera turun tangan dan mengambil langkah konkret. Ia meminta agar keuangan Participating Interest (PI) dimanfaatkan untuk berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna mengaktifkan kembali SPBU Batu 4. Seharusnya direksi segera hadir di tengah masyarakat dan mengambil tindakan nyata. Bupati juga memiliki otoritas penuh untuk mempercepat kebijakan agar SPBU ini kembali beroperasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa krisis BBM ini berpotensi berkepanjangan jika tidak segera ditangani. Dampaknya bisa meluas hingga pada sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat yang sudah kesulitan ini semakin terpuruk. Ini tanggung jawab kita bersama, bukan dibebankan kepada masyarakat,” tegas Maston.

Hingga berita ini diterbitkan, Direktur Pengembangan PT SPRH, Yusuf, belum memberikan tanggapan terkait penutupan SPBU Batu 4 maupun rencana operasional kembali. Pihak media masih menunggu klarifikasi resmi.

(Rls/Suroyo)

BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN : HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *