banner 325x300 === ===

Cegah Karhutla, Kapolsek TPTM Minta Penghulu Aktif Data Lahan dan Turun ke Lapangan

Akurat News TV

Rapat koordinasi menekankan pentingnya patroli rutin, pembentukan satgas desa, hingga penegakan hukum tegas
banner 120x600
banner 325x300

ROKAN HILIR – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir. Salah satunya melalui rapat koordinasi kesiapsiagaan yang digelar di Kantor Camat TPTM, Selasa (31/3/2026) pagi.

Sinergi TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat diperkuat untuk deteksi dini serta penanganan cepat kebakaran hutan dan lahan

Rapat tersebut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, perangkat desa, perusahaan, serta masyarakat. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah tersebut.

banner 325x300

Sekretaris Camat (Sekcam) TPTM, Marza Hendra Widarta, dalam arahannya mengingatkan bahwa kondisi cuaca kemarau membuat wilayah sangat rentan terhadap kebakaran.

“Cuaca saat ini sangat sensitif. Puntung rokok atau bara api kecil saja bisa memicu kebakaran besar. Karena itu, kami minta seluruh masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan kepemilikan lahan oleh pemerintah desa agar memudahkan pengawasan dan penanganan jika terjadi kebakaran.

Baca JugaPatroli Malam Polsek Pujud Jaga Kamtibmas, Tekan Aksi Premanisme dan Balap Liar

Sementara itu, Kapolsek TPTM, IPTU Kodam Firman Sidabutar, menegaskan bahwa seluruh elemen, khususnya penghulu dan perangkat desa, harus aktif dalam upaya pencegahan karhutla.

“Kami minta para penghulu dan lurah mendata seluruh pemilik lahan. Jika terjadi kebakaran, kita bisa segera menghubungi pemiliknya untuk bersama-sama melakukan pemadaman,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi aparatur yang abai saat terjadi kebakaran.

“Kami tidak ingin lagi mendengar ada penghulu yang tidak turun ke lapangan dengan berbagai alasan. Ini tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Kapolsek turut mendorong pemasangan spanduk larangan membakar lahan serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

Dari unsur TNI, perwakilan Danramil Tanah Putih melalui Pelda Saragi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla. Ia mengingatkan bahwa kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Kami siap berkolaborasi dalam penanganan karhutla. Namun, pencegahan tetap menjadi langkah terbaik,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan patroli di daerah rawan, pembentukan satgas karhutla di tingkat desa, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Selain itu, desa dan kelurahan diminta menyiapkan sarana dan prasarana pemadam, termasuk anggaran logistik serta regulasi pendukung melalui peraturan desa. Pendataan lahan rawan terbakar juga akan dilakukan secara menyeluruh oleh aparat desa bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Lainnya:

Kapolsek TPTM pastikan situasi aman, tim masih selidiki dugaan sumber kebakaran

Rapat juga menghasilkan komitmen penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, sebagai bentuk efek jera.

Melalui langkah-langkah tersebut, seluruh pihak berharap kejadian karhutla di wilayah Kecamatan TPTM dapat dicegah sejak dini, sehingga tidak menimbulkan dampak luas bagi lingkungan maupun masyarakat.

(Sah Siandi Lubis)

BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN : HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *