banner 325x300 === ===

Ricuh Aksi Warga Tolak Peredaran Sabu di Pasir Limau Kapas

Breaking News

Insiden dugaan kekerasan oleh oknum polisi memicu kemarahan massa; dua sepeda motor dirusak
banner 120x600
banner 325x300

PALIKA, ROHIL – Ribuan warga di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, menggelar aksi unjuk rasa terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu yang dinilai semakin meresahkan. Aksi pada Jumat, 10 April 2026, itu berujung ricuh.

Unjuk rasa yang dimulai sejak siang dipusatkan di dua titik, yakni di depan Markas Kepolisian Sektor Panipahan dan sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba, yang lokasinya tidak jauh dari kantor polisi. Warga turun ke jalan sebagai bentuk protes atas maraknya peredaran sabu di wilayah tersebut.

banner 325x300

Situasi mulai memanas ketika massa bergerak menuju rumah yang diduga milik bandar narkoba. Sejumlah warga dilaporkan melakukan perusakan bangunan serta membakar beberapa barang di lokasi.

Kericuhan meningkat saat terjadi insiden antara massa dan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan. Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, seorang oknum polisi diduga menampar seorang anak di tengah kerumunan.

BACA JUGA:

Kapolda Riau Copot Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Diduga Terlibat Penyalahgunaan Wewenang

Peristiwa itu memicu kemarahan warga. Massa yang mengetahui kejadian tersebut langsung bereaksi dan sempat melakukan tindakan balasan terhadap aparat, sehingga situasi semakin tidak terkendali.

“Kuat dugaan kami ada permainan oknum aparat penegak hukum dalam peredaran narkoba di Panipahan ini. Sehingga inisial ML yang diduga bandar bebas melakukan jual beli sabu tanpa rasa takut. Kami masyarakat Pasir Limau Kapas, khususnya Panipahan, sudah tidak percaya lagi dengan pihak kepolisian,” ujar Jihan, salah seorang peserta aksi.

LAINNYA:

Patroli Karhutla di TPTM Rohil, Api Padam Usai Diguyur Hujan

Pantauan di media sosial menunjukkan dua unit sepeda motor diseret keluar dari rumah tersebut, lalu dirusak dan dibuang ke parit.

Kepolsek Panipahan, Iptu Robiansyah, menyatakan pihaknya merespons serius aspirasi masyarakat terkait peredaran narkoba. Ia menyebut rumah yang didatangi warga dalam kondisi kosong saat dilakukan pengecekan.

“Rumah itu sudah lama kosong, dan orang yang bersangkutan tidak ditemukan saat itu,” kata Robiansyah.

Ia menegaskan kepolisian tidak akan tinggal diam dan siap menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat. Namun, ia mengimbau warga tidak bertindak berdasarkan informasi yang belum jelas.

“Kami pastikan setiap laporan akan kami respons. Namun semua harus melalui proses hukum yang terukur agar tidak menimbulkan keresahan baru,” ujarnya.

BACA JUGA:

AKP Bonardo Purba Tinggalkan Bagan Sinembah, Kini Jabat Kasat Polair 

Menurut Robiansyah, pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas kepolisian. Ia berharap sinergi antara masyarakat dan aparat dapat terjalin dengan baik, berdasarkan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

(Red)

BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN : HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *