banner 325x300 === ===

Upika Bagan Sinembah Fasilitasi Kesepakatan, Perjuangan Warga Tuntut Penyiraman Jalan Berbuah Solusi Sumur Bor

Reporter: SUROYO

banner 120x600
banner 325x300

ROKAN HILIR, AkuratNewsTV.com – Perjuangan masyarakat Simpang Joko dan Simpang Acong, Kepenghuluan Persiapan Murini Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, dalam menyuarakan persoalan debu tebal di badan jalan akhirnya membuahkan kesepakatan.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam rapat yang digelar di Kepenghuluan Persiapan Murini Makmur, Rabu (19/8/2026), dengan melibatkan Upika Kecamatan Bagan Sinembah, Camat, Kapolsek, Danramil, Pemerintah Kepenghuluan Persiapan Murini Makmur, masyarakat Simpang Joko dan Simpang Acong, serta pihak perusahaan dan pengusaha terkait.

banner 325x300

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak perusahaan bersama pengusaha RAM dan pabrik talangan atau Sumsuman akan membangun satu unit sumur bor dengan kedalaman sekitar 150 meter.

Pembangunan sumur bor tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp100 juta. Sumur tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung kegiatan penyiraman jalan guna mengurangi persoalan debu yang selama ini dikeluhkan warga.

Pengelolaan dan koordinasi penggunaan sumur bor tersebut nantinya akan dikoordinasikan langsung oleh pihak Pemerintah Kepenghuluan Persiapan Murini Makmur.

Mewakili masyarakat, Salman Paris menegaskan bahwa kesepakatan tersebut diharapkan segera direalisasikan. Warga memberikan waktu selama dua minggu kepada pihak-pihak yang telah bersepakat untuk merealisasikan pembangunan sumur bor tersebut.

“Jika dalam waktu dua minggu tidak terealisasi, maka masyarakat akan melakukan aksi kembali,” tegas Salman Paris mewakili warga.

Sementara itu, berdasarkan hasil rapat, dana yang telah terkumpul dari sumbangan sejumlah pihak saat ini mencapai Rp32.500.000.

Dana tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sebelumnya, warga Simpang Joko dan Simpang Acong melakukan aksi protes dengan menutup akses jalan sebagai bentuk kekecewaan akibat kondisi jalan yang berdebu dan dinilai mengganggu aktivitas serta kenyamanan masyarakat.

Turunnya Upika Kecamatan Bagan Sinembah bersama unsur terkait menjadi bagian penting dalam proses mediasi.

Pemerintah dan aparat bersama warga serta pihak perusahaan akhirnya mencari solusi agar persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa terus berujung pada aksi protes.

Kesepakatan pembangunan sumur bor ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang, terutama untuk mendukung penyiraman jalan secara rutin dan memenuhi kebutuhan air masyarakat di kawasan tersebut.

Warga pun berharap kesepakatan yang telah dibuat tidak berhenti sebatas rapat, namun benar-benar diwujudkan sesuai batas waktu yang telah disepakati bersama.

banner 325x300 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *