Kapolsek TPTM Iptu Kodam Firman Sidabutar imbau desa prioritaskan ketahanan pangan dan pencegahan karhutla serta narkoba
ROKAN HILIR — Pemerintah Kepenghuluan Mesah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir, menggelar musyawarah kepenghuluan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Kepenghuluan (APBKep) Perubahan Tahun Anggaran 2026, Selasa (17/3/2025) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Datuk Paduka di Raja, Kantor Penghulu Kepenghuluan Mesah itu dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai dan berjalan aman serta kondusif.
Musyawarah tersebut dihadiri sejumlah pihak, antara lain perwakilan Camat TPTM Musrial, Kapolsek TPTM Iptu Kodam Firman Sidabutar, Penghulu Kepenghuluan Mesah Ridwan, Ketua BPKep KH Abd Rahman, pendamping desa Samsudin, Bhabinkamtibmas Aipda M Sobirin, bidan desa Jasmarni, Sekretaris Desa Hamam, perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam forum tersebut, pemerintah desa memaparkan perubahan APBKep Tahun 2026 sekaligus menyusun fokus rencana anggaran. Salah satu poin penting yang dibahas adalah alokasi dana untuk ketahanan pangan, khususnya program jagung pipil, serta anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Iptu Kodam Firman Sidabutar, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menentukan prioritas anggaran.
Ia menyarankan agar pemerintah desa mengalokasikan anggaran untuk program ketahanan pangan (Ketapang) dan penanggulangan karhutla guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta mengantisipasi potensi bencana.
“Pemerintah desa diharapkan dapat menganggarkan dana ketahanan pangan dan penanggulangan karhutla sebagai langkah strategis dalam mendukung kegiatan masyarakat dan mencegah risiko kebakaran lahan,” ujar Kodam.
Selain itu, ia juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.
“Kami mengajak pemerintah desa bersama masyarakat untuk terus meningkatkan upaya pencegahan terhadap narkoba dan kenakalan remaja demi menjaga situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Musyawarah ditutup dengan sesi tanya jawab antara masyarakat dan pihak terkait. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.