ROKAN HILIR — Puluhan karangan bunga memenuhi halaman Mapolres Rokan Hilir, Selasa (16/6/2026), sebagai bentuk apresiasi masyarakat Tionghoa atas keberhasilan kepolisian mengungkap kasus pencurian hiolo di Kelenteng Hai Cu King, Kecamatan Sinaboi.
Karangan bunga tersebut dikirim oleh tokoh masyarakat, perkumpulan marga Tionghoa, komunitas, vihara, hingga pengurus kelenteng yang berasal dari Kabupaten Rokan Hilir maupun sejumlah daerah lainnya, termasuk Jakarta.
Apresiasi diberikan setelah Tim Gabungan Polres Rokan Hilir yang terdiri dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam), Polsek Bangko, serta Polsek Sinaboi berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di Kelenteng Hai Cu King, Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, pada Selasa (9/6/2026).
Dalam peristiwa tersebut, pelaku membawa kabur lima unit hiolo berbahan kuningan. Kerugian akibat pencurian itu diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, tim gabungan akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku pada Senin (15/6/2026) di wilayah hukum Polres Dumai.
Tidak hanya mengamankan pelaku, petugas juga berhasil menyita seluruh barang bukti berupa lima hiolo yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat perhatian luas karena hiolo bukan sekadar benda bernilai ekonomis. Bagi umat Tionghoa, hiolo memiliki nilai religius dan spiritual yang sangat penting dalam kegiatan peribadatan.
Dalam tradisi Tionghoa, hiolo berfungsi sebagai wadah atau pedupaan untuk menancapkan dupa yang digunakan sebagai sarana penghormatan kepada para dewa dan leluhur.
Karena itu, keberhasilan polisi mengembalikan seluruh hiolo yang dicuri dinilai mampu mengembalikan rasa aman masyarakat sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan beragama.
Kapolres Rokan Hilir menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan masyarakat. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional.
Puluhan karangan bunga yang berjajar di depan Mapolres Rokan Hilir menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat. Dukungan tersebut juga mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam menangani berbagai persoalan hukum.
Polres Rokan Hilir menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif di Negeri Seribu Kubah.
~

||| ||| |||
=== ===












