Sebanyak 1.126 personel diterjunkan dalam operasi yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Baca Juga: Jaga Lingkungan Jangka Panjang, Kapolda Riau Ajak DPRD Susun Perda Ekologis
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 difokuskan pada upaya pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan yang edukatif dan humanis.
“Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun dengan mengutamakan pendekatan persuasif dan simpatik,” ujar Brigjen Pol Hengki.
Lainnya: Wakapolda Riau Tegaskan Larangan Premanisme dan Perampasan Kendaraan di Jalan
Ia menambahkan, penindakan akan didukung dengan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile sebagai upaya transparansi dan profesionalisme Polri dalam penegakan hukum lalu lintas.
“Kami berharap melalui operasi ini dapat menekan angka pelanggaran, kecelakaan, serta fatalitas lalu lintas, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Melalui Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, Polda Riau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Bumi Lancang Kuning, karena keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
(Sah Siandi Lubis)
__