banner 325x300 === ===

Tragis, Anak Tega Penggal Kepala Ayah Kandung

Akurat News TV

Gambar Ilustrasi: Diduga Dipicu Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Tragis, Anak Tega Habisi Ayah Kandung
banner 120x600
banner 325x300

BENGKALIS – Warga Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, diguncang peristiwa pembunuhan brutal yang menewaskan seorang pria dengan kondisi luka mengenaskan pada bagian leher nyaris putus, Selasa (7/4/2026).

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, membenarkan insiden tersebut. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

banner 325x300

“Peristiwa itu benar terjadi di wilayah Kecamatan Pinggir. Saat ini anggota masih berada di lokasi untuk mengumpulkan keterangan dan mendalami informasi dari para saksi,” ujar Fahrian, Rabu (8/4/2026).

Kejadian tragis ini dengan cepat menyebar di tengah masyarakat, seiring beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan detik-detik evakuasi korban.

Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik tersebut, terlihat warga bersama personel Polsek Pinggir dan Bhabinkamtibmas mengevakuasi jasad korban yang tergeletak dalam kondisi bersimbah darah di lantai. Korban mengalami luka parah pada bagian leher yang nyaris terputus, mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

BACA JUGA:

Kapolda Riau Copot Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Diduga Terlibat Penyalahgunaan Wewenang

Peristiwa berdarah itu terjadi di Kilometer 38, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau. Dugaan sementara, pelaku merupakan anak kandung korban sendiri.

Seorang warga bernama Yadi yang berada di lokasi saat proses evakuasi mengungkapkan, aksi pelaku diduga dipicu oleh kemarahan yang telah lama terpendam akibat perlakuan korban terhadap istrinya.

“Pelaku tidak terima karena korban sering melakukan kekerasan terhadap ibunya, sehingga nekat mengakhiri nyawa ayahnya,” ungkapnya.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Mandau untuk menjalani visum sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

(Red)

BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN : HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *