“Peristiwa itu benar terjadi di wilayah Kecamatan Pinggir. Saat ini anggota masih berada di lokasi untuk mengumpulkan keterangan dan mendalami informasi dari para saksi,” ujar Fahrian, Rabu (8/4/2026).
Kejadian tragis ini dengan cepat menyebar di tengah masyarakat, seiring beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan detik-detik evakuasi korban.
Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik tersebut, terlihat warga bersama personel Polsek Pinggir dan Bhabinkamtibmas mengevakuasi jasad korban yang tergeletak dalam kondisi bersimbah darah di lantai. Korban mengalami luka parah pada bagian leher yang nyaris terputus, mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
BACA JUGA:
Kapolda Riau Copot Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Diduga Terlibat Penyalahgunaan Wewenang
Peristiwa berdarah itu terjadi di Kilometer 38, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau. Dugaan sementara, pelaku merupakan anak kandung korban sendiri.
Seorang warga bernama Yadi yang berada di lokasi saat proses evakuasi mengungkapkan, aksi pelaku diduga dipicu oleh kemarahan yang telah lama terpendam akibat perlakuan korban terhadap istrinya.
“Pelaku tidak terima karena korban sering melakukan kekerasan terhadap ibunya, sehingga nekat mengakhiri nyawa ayahnya,” ungkapnya.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Mandau untuk menjalani visum sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
(Red)
BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN :
HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362