banner 325x300 === ===

Angku Datuk Maharajo Dirajo Kembali ke Kampung Halaman, Ulurkan Bantuan bagi Korban Galodo Sungai Batang

banner 120x600
banner 325x300

AGAM, AkuratNewsTV – Duka akibat bencana galodo masih membekas di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bencana alam yang terjadi pada tahun 2025 lalu itu telah meratakan puluhan rumah warga, menimbun permukiman dengan tanah dan bebatuan, serta merusak sejumlah mushalla dan satu masjid yang selama ini menjadi pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat.

Hingga akhir Januari 2026, sebagian warga Sungai Batang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka.

banner 325x300

Kehilangan tempat tinggal dan sarana ibadah membuat proses bangkit dari bencana berjalan tidak mudah, terutama bagi keluarga yang terdampak langsung.
Di tengah kondisi tersebut, Arjuna PS yang bergelar Angku Datuk Maharajo Dirajo hadir langsung di lokasi bencana pada Senin hingga Selasa, 26–27 Januari 2026.

Kehadirannya menjadi bentuk kepedulian sekaligus solidaritas perantau terhadap kampung halaman yang tengah dilanda musibah.

Angku Datuk Maharajo Dirajo menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada para korban galodo.

Bantuan tersebut diterima oleh perwakilan kaum dan tokoh adat, di antaranya Memei Mamak Pusako, Khatib Marajo Dirajo, Imam Marajo Dirajo, Datuk Majo Kayo, Sahriyal Sutan Makmur, serta puluhan bapak dan ibu yang terdampak langsung bencana.

Saat meninjau lokasi, Angku Datuk Maharajo Dirajo tampak larut dalam kesedihan melihat kondisi Sungai Batang yang porak-poranda.

Ia mengungkapkan rasa duka mendalam karena wilayah yang terdampak merupakan tempat kelahirannya.

“Kampung ini adalah tempat saya dilahirkan. Melihat rumah warga, mushalla, dan masjid hancur, tentu sangat menyentuh hati. Ini bukan sekadar kehilangan bangunan, tetapi juga kehilangan tempat bernaung dan beribadah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari donasi para sahabat dan relasi di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, sebagai wujud solidaritas antar perantau terhadap kampung halaman.

“Bantuan ini mungkin belum seberapa, namun kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” tambahnya.

Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan.

Bagi masyarakat Sungai Batang, kehadiran Angku Datuk Maharajo Dirajo dan bantuan dari para perantau menjadi penguat di tengah duka, sekaligus pengingat bahwa nilai kepedulian dan gotong royong tetap hidup dalam menghadapi cobaan.

(Citra Yofvie Ardina)

BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN : HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362 banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *