KAMPAR — Polda Riau melalui Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi tengah melakukan renovasi pembangunan jembatan di Kabupaten Kampar. Jembatan tersebut merupakan bagian dari 26 jembatan yang dibangun dan direnovasi di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Renovasi ini bertujuan membuka kembali akses vital masyarakat, terutama untuk mendukung sektor pendidikan, perekonomian, dan keselamatan warga. Sebelumnya, jembatan yang mengalami kerusakan parah itu menjadi penghubung utama antar desa di Kabupaten Kampar, namun kondisinya yang tidak layak menghambat aktivitas masyarakat.
Baca Juga: Sita 3,98 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi, Polres Rokan Hilir Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional
Kapolda Riau Irjen Pol Heri Heryawan menegaskan bahwa program pembangunan dan renovasi jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar warga.
“Jembatan bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat. Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, kami ingin memastikan akses warga kembali terbuka, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Irjen Pol Heri Heryawan.
Lainnya: Jaga Lingkungan Jangka Panjang, Kapolda Riau Ajak DPRD Susun Perda Ekologis
Dalam pelaksanaannya, Satgas Darurat Jembatan Polda Riau melibatkan masyarakat setempat dengan menerapkan pendekatan bottom-up serta konsep pentahelix. Kolaborasi ini mencakup peran pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat.
Kabupaten Kampar menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program tersebut. Renovasi jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar distribusi ekonomi, serta memperbaiki kualitas hidup masyarakat di Kampar dan daerah sekitarnya.
(Sah Siandi Lubis)
__
BILA ANDA MEMILIKI DATA/BERITA UNTUK DIPUBLIKASIKAN :
HUBUNGI HP/WA : 0812 7995 2362